Vivanaliz’s Blog

Maret 12, 2009

Mycobacterium Tuberculosis si bakteri pemalas tp menyebabkan hal yg fatal….

Filed under: Uncategorized — vivanaliz @ 6:49 pm

Bakteri ini menyebabkan radang paru2 (Tuberculosis).

Bentukny basil seperti filamen berwarna merah, obligat aerob, tidak mempunyai kapsul.

Bakteri ini adalah bakteri pemalas yang sukanya hanya tidur (kdengarannya lucu n aneh tp it kenyataan) makanya hanya berkembang biak dalam 12-18 jam sekali. Sehingga pertumbuhan bekteri ini pada media pembenihan Lownstein Jensen (LJ) memerlukan waktu yg cukup lama yaitu 4-6 minggu.

Di alam bekteri ini berasal dr penderita itu sendiri, di tanah, debu dan udara yg berasal dr dahak/sputum penderita.

Selain menyerang paru2 bakteri ini jg dapat menyerang organ lain dalam tubuh seperti tulang, kelenjar limpa, ginjal, otak dan kadang2 kulit.

Gejala TBC : lemas, lesu, mual, tidak bergairah, sering ngantuk, berat badan menurun drastis, demam, berkeringat malam, batuk2 yg sukar sembuh. Semakin berat penyakit batuk2 akan semakin sering, bersahak/sputum kental kehijauan, dan kadang2 berdarah.

Sumber Penularan : Kontak langsung dengan penderita, susu sapi yg belum di pasteurisasi (langsung minum sesaat setelah sapi diperah) kemungkinan sapi terkena TBC (oleh Mycobacterium Bovis).

PEnyakit ini sukar sembuh karena pengobatannya yang lama sehingga memungkinkan memberi kesempatan untuk penyakit kambuk lagi.

Bahan Pemeriksaan : Sputum/dahak, Sumsum tulang/liquor, cucian lambung, dll.

so,,,,, be carefull !! ^^

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: